Kaos Delphi-ku

Posted by yusdi on Sep-23-2008
Horeeeeee akhirnya -ku tiba juga :party:

Alhamdulillah, akhirnya desain saya dipercaya dan banyak diminati oleh delphier Indonesia :malu:
Dan setelah melalui beberapa proses, ini tiba di rumah saya sore tadi. Langsung saja saya coba :D

ini sangat PAS dibadan saya :D , tapi akan sangat LEBIH PAS kalau perut saya dikempesin sedikit :p

Maju terus Delphi Indonesia !!!! :rock:

Powered by ScribeFire.

  • Share/Bookmark

Format File .ICO pada Photoshop

Posted by yusdi on May-13-2008
Sewaktu mendesain aplikasi Tugas Akhir yg saya buat menggunakan , saya membutuhkan icon2 lucu untuk mempercantik form. Namun meminta file yg berekstensi .bmp, tetapi yg saya punya hanya berekstensi .ico. Bingung mau konvert pake apa, yg ada cuma . Saya coba pake eh koq ga bisa. Ternyata ga support. Jadi teringat teman saya, dia pernah bilang ada plug-in tambahannya. Ya terpaksa tanya om google deh.

Ternyata secara default tidak mendukung file berekstensi “.ICO”. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan plug-in tambahan. Sebetulnya ini bukan plug-in yg harus diinstall, hanya tambahan file yg digunakan untuk mendukung file *.ico. Dengan plug-in ini, kita dapat leluasa melakukan export-import file berekstensi .ico

Ikuti langkah berikut :

1. Donlot terlebih dahulu plug-in disini
2. Buka file ICOFormat-1.6f9-win.zip, kemudian ekstrak file ICOFormat.8bi ke dalam folder File Formats. Lengkapnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini

Baca Entri Selengkapnya…

  • Share/Bookmark

Menyimpan Status CheckBox pada Delphi

Posted by yusdi on Apr-16-2008
Disalah satu bagian pada program Tugas Akhirku, terdapat 18 checkbox yg merupakan informasi dari kelengkapan data naskah (lihat postingan saya tentang Tugas Akhir). Saya berfikir bagaimana caranya menginisiasi ke 18 checkbox itu dan menyimpannya ke dalam database, begitu juga sebaliknya membaca database kemudian merepresentasikan ke dalam checkbox apakah checked=true atau false. Cara kuno yg saya dapatnya adalah cara manual dengan banyak coding dan memakan banyak field di database (harus menyediakan 18 field dalam 1 tabel)

//untuk menulis ke database atau write
if checkbox1.checked=true then table1.fieldvalues['isi1']:=’1′ else
table1.fieldvalues['isi1']:=’0′;

….
if checkbox18.checked=true then table1.fieldvalues['isi18']:=’1′ else table1.fieldvalues['isi18']:=’0′;

//=============================================================================

//untuk membaca database atau read
if table1.fieldbyname(’isi1′).asstring=’1′ then checkbox1.checked := true else checkbox1.checked:=false;
…..
if table1.fieldbyname(’isi18′).asstring=’1′ then checkbox18.checked := true else checkbox18.checked:=false;

Script diatas sangatlah tidak efisien, membutuhkan banyak waktu,tempat dan ruang. Saya bertanya sana sini, mencari sana sini bagaimana caranya hal tersebut dapat disimpan dalam database namun dengan sedikit coding dan sedikit memakan space database. Akhirnya saya mencoba men-dinamiskan ke 18 checkbox tadi, dan menjadikan semuanya dalam 1 field saja. Setelah itu diinisiasi menggunakan angka biner. Jadi untuk setiap checkbox kita tidak perlu menyediakan 18 field dalam tabel, namun cukup 1 field yg isinya merupakan angka biner yg merepresentasikan status checkbox tadi.

untuk simulasinya silahkan ikuti langkah berikut :

Baca Entri Selengkapnya…

  • Share/Bookmark
blogyus © 2008 | Powered by WordPress And ScribeFire | Morning theme re-design by yusdi