Pastilah kita telah melewati pelajaran Bahasa Indonesia selama 12 tahun dibangku sekolah. Masih ingatkah kalian dengan nilai pelajaran Bahasa Indonesia kalian? apakah merah atau hitam?
Saya sangat yakin anda² sangat mengetahui perbedaan antara kata “Kami” dengan “Kita”. Yap tepat sekali!
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (online),
KAMI adalah kata ganti orang pertama jamak, menyatakan kelompok di luar lawan bicara. Sedangkan KITA adalah kata ganti orang pertama jamak, menyatakan kelompok termasuk lawan bicara.
Mengapa saya garis bawahin dan menebalkan beberapa kata diatas?
Kedua kata diatas saat ini sudah mengalami perubahan fungsi kata, tepatnya kedua kata tersebut telah menyatu atau dapat dikatakan menjadi sama fungsinya dengan kata “Kita”. Coba kita perhatikan orang² disekitar kita. Bagaimanakah mereka menggunakan kedua kata tersebut dalam percakapannya. Banyak sekali orang yang menggunakan kata “Kita”, padahal maksudnya adalah “Kami”.
A : “Eh bagaimana hubungan kalian berdua?”
B : “Kita baik² aja koq. Malah tambah mesra”.
Percakapan diatas sangatlah sering terucap dan sering terdengar ditelinga kita. Namun kesalahan diatas menjadi lumrah dan biasa. Ya mungkin karena perkembangan jaman, ataupun perkembangan sosial di masyarakat.
Kemudian muncullah guyonan dari kesalahan diatas. “Kita? Elu kale ama kebo!”.
Mungkin kesalahan² tersebut hanya bisa dijawab oleh orang² yang berkompeten di bidangnya, seperti psikologi atau sejenisnya.
Tapi yang saya herankan, kenapa masyarakat, terutama kawula muda lebih menyukai berbahasa yang salah
. Jika dibiasakan begini bukannya tidak mungkin kata “Kami” akan menghilang dari kamus bahasa Indonesia kita.
Yuk, kita biasakan berbicara dan berbahasa yang benar. Berlatih dari hal² yang kecil dan dari diri kita sendiri
Ini hanya sekedar opini saya semata, karena melihat para artis² muda, selebritas muda yang banyak salah dalam bertata bahasa
ilustrasi gambar dicomot dari sini tanpa ijin
Powered by ScribeFire.
Related posts:








maap mas.. nilai bahasa inggris saya 70, bahasa indonesia cuman 60. padahal tiap hari pake bahasa indonesia… kok iso yo? jiangkrek tenan…
Reply
sering bgt ditanya kek gitu dulu…
Reply
yusdi reply on September 20th, 2008 9:18 pm:
ditanya gimana? hayooooooooooo
Reply
tanyakan pada mereka yang salah
Reply
mungkin dengan berbahasa seperti itu dianggap gaul
Reply
yusdi reply on September 20th, 2008 9:19 pm:
nah itulah….gaul tapi salah…………….
Reply
klau menurutku sih, kita ituh hanya dua orang, klau kami, lebih dari dua orang
Reply
yusdi reply on September 21st, 2008 2:27 pm:
wah ya belum tentu. ya tergantung konteksnya….
Reply
oh ya, mas ada PR di blogku tuh, kerjain yah,
Reply
yusdi reply on September 21st, 2008 2:42 pm:
wadow dapet PR
Reply
http://celotehan.com/ngerjain-pr-buka-page-range.html
Reply
klo “kita” sekarang sudah masuk ke dalam bahasa prokem, bahasa gaul atau bahasa sehari².. jadi kalau di masukkan kedalam forum formal jelas salah, tp kalau di forum bebas sehari² jelas tidak apa²..
seperti kata “support” yang udah umum di pakai sehari², seharusnya kita bilang “dukungan”, kalau anak informatika bilang dukungan pasti aneh banget..
Reply
yusdi reply on September 21st, 2008 2:45 pm:
wah kl itu kan beda. itu kan serapan bahasa asing (lupa namanya
)
Reply
bener bgt tuh yusdi
Reply
kami? elo aja kali, gw nggak
Reply
yusdi reply on September 21st, 2008 2:48 pm:
Reply
sepertinya sulit kalo mo pake EYD pas komen gini
Reply
Yus, tapi ada beberapa yang janggal tu, misalnya:
tapi ini oke, bro!
diatas ~>> di atas
hal2 ~>> hal-hal
bawahin ~>> bawahi
sekedar yang tertangkap
Reply
yusdi reply on September 22nd, 2008 5:48 pm:
woh iya ya….
maklum masih belajar mas bro
Reply
Reply
yusdi reply on September 22nd, 2008 5:49 pm:
kita? tirta kale ama kebo
Reply
yee.. itu mah kamu dowang, kita enggak..
*loh???*
Reply
Reply
yusdi reply on September 23rd, 2008 8:46 pm:
mesra? hayoooo hanif mesra2an ama siapa?
Reply
hbs ini ‘kita’ bahas topik apa lagi ya ?
Reply
yusdi reply on September 23rd, 2008 8:49 pm:
hmmm enaknya apa ya? ada sih yang aku pengen bahas lagi…tp ntaran deh…..
Reply
Daripada kita membahas kata daripada “kita” dan “kami”, lebih baiknya kita memanjatkan daripada puja dan puji syukur kehadirat daripada Tuhan YME yang telah memberikan daripada kita, kesehatan.
Reply
yusdi reply on September 23rd, 2008 8:51 pm:
yap betullllll……
Reply
“kita..?? lo aja kali, gw enggak! ”
hihihi…. jadi inget ruben, eko, ma ivan gunawan..
tapi emang iya, makin salah makin dianggap gaul..
aneh..
Reply
izin kuote ya mas
Reply
yusdi reply on May 11th, 2010 9:49 am:
silahkan…..
Reply
[...] sebenarnya sepele menjadi hal yang dibenarkan. Lihat saja contoh dari seperti yang diungkapkan oleh Yusdi dalam sebuah percakapan sederhana, A : “Eh bagaimana hubungan kalian berdua?” lalu B : “Kita [...]
Dunia sudah salah kaprah. Yang sudah betul jadi salah, yang salah akhirnya jadi memasyarakat.
Reply