Antara “Kami” dan “Kita”

You may also like...

34 Responses

  1. rama says:

    maap mas.. nilai bahasa inggris saya 70, bahasa indonesia cuman 60. padahal tiap hari pake bahasa indonesia… kok iso yo? jiangkrek tenan…

    Reply

  2. ezZa says:

    sering bgt ditanya kek gitu dulu…

    Reply

    yusdi reply on September 20th, 2008 9:18 pm:

    ditanya gimana? hayooooooooooo ;))

    Reply

  3. Jiban says:

    tanyakan pada mereka yang salah :D

    Reply

  4. emfajar says:

    mungkin dengan berbahasa seperti itu dianggap gaul :-bd

    Reply

    yusdi reply on September 20th, 2008 9:19 pm:

    nah itulah….gaul tapi salah…………….

    Reply

  5. hendra says:

    klau menurutku sih, kita ituh hanya dua orang, klau kami, lebih dari dua orang :D

    Reply

    yusdi reply on September 21st, 2008 2:27 pm:

    wah ya belum tentu. ya tergantung konteksnya….

    Reply

  6. hendra says:

    oh ya, mas ada PR di blogku tuh, kerjain yah,

    Reply

    yusdi reply on September 21st, 2008 2:42 pm:

    wadow dapet PR :dooh:

    Reply

  7. dimas says:

    klo “kita” sekarang sudah masuk ke dalam bahasa prokem, bahasa gaul atau bahasa sehari².. jadi kalau di masukkan kedalam forum formal jelas salah, tp kalau di forum bebas sehari² jelas tidak apa²..
    seperti kata “support” yang udah umum di pakai sehari², seharusnya kita bilang “dukungan”, kalau anak informatika bilang dukungan pasti aneh banget.. ;))

    Reply

    yusdi reply on September 21st, 2008 2:45 pm:

    wah kl itu kan beda. itu kan serapan bahasa asing (lupa namanya :D )

    Reply

  8. toim says:

    kami? elo aja kali, gw nggak =))

    Reply

    yusdi reply on September 21st, 2008 2:48 pm:

    :))

    Reply

  9. annots says:

    sepertinya sulit kalo mo pake EYD pas komen gini X_X

    Reply

  10. goop says:

    Yus, tapi ada beberapa yang janggal tu, misalnya:
    diatas ~>> di atas
    hal2 ~>> hal-hal
    bawahin ~>> bawahi
    sekedar yang tertangkap :D tapi ini oke, bro!

    Reply

    yusdi reply on September 22nd, 2008 5:48 pm:

    woh iya ya…. :malu: maklum masih belajar mas bro :D

    Reply

  11. Tirta says:

    :)) Jadi inget waktu ngajar anak2 smp :-B …pas aku bilang kita, semua bilang…”Kita???lu aja kali” serentak…berkali2 pula :arrgh: ..hahaha

    Reply

    yusdi reply on September 22nd, 2008 5:49 pm:

    kita? tirta kale ama kebo :))

    Reply

  12. ndop says:

    yee.. itu mah kamu dowang, kita enggak..

    *loh???*

    Reply

  13. hanif says:

    :)) Mesranya kalau bareng-bareng

    :D Padahal aq juga sering salah-salah lho…

    Reply

    yusdi reply on September 23rd, 2008 8:46 pm:

    mesra? hayoooo hanif mesra2an ama siapa? ;))

    Reply

  14. masmoemet says:

    hbs ini ‘kita’ bahas topik apa lagi ya ?

    Reply

    yusdi reply on September 23rd, 2008 8:49 pm:

    hmmm enaknya apa ya? ada sih yang aku pengen bahas lagi…tp ntaran deh….. :D

    Reply

  15. masDan says:

    Daripada kita membahas kata daripada “kita” dan “kami”, lebih baiknya kita memanjatkan daripada puja dan puji syukur kehadirat daripada Tuhan YME yang telah memberikan daripada kita, kesehatan. :)) :)) :)) :))

    Reply

    yusdi reply on September 23rd, 2008 8:51 pm:

    yap betullllll…… O:-)

    Reply

  16. yu2n says:

    “kita..?? lo aja kali, gw enggak! ”
    hihihi…. jadi inget ruben, eko, ma ivan gunawan.. ;))

    tapi emang iya, makin salah makin dianggap gaul..
    aneh.. [-(

    Reply

  17. Aulia says:

    izin kuote ya mas ;)

    Reply

    yusdi reply on May 11th, 2010 9:49 am:

    silahkan….. :-bd

    Reply

  18. ivon emilia says:

    Dunia sudah salah kaprah. Yang sudah betul jadi salah, yang salah akhirnya jadi memasyarakat.

    Reply

  19. Maessa Panca says:

    betul sekali bung Yusdi…saya sudah memperhatikan masalah ini sejak lama..amat sangat disayangkan,bangsa kita (sampai ketingkat Pejabat Tinggi) masih salah kaprah dengan bahasanya sendiri..

    Reply

  1. May 11, 2010

    [...] sebenarnya sepele menjadi hal yang dibenarkan. Lihat saja contoh dari seperti yang diungkapkan oleh Yusdi dalam sebuah percakapan sederhana, A : “Eh bagaimana hubungan kalian berdua?” lalu B : “Kita [...]

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Warning: fsockopen() [function.fsockopen]: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known in /home/sloki/user/h78637/sites/yusdi.com/www/wp-content/plugins/sweetcaptcha-revolutionary-free-captcha-service/library/sweetcaptcha.php on line 81

Warning: fsockopen() [function.fsockopen]: unable to connect to www.sweetcaptcha.com:80 (php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known) in /home/sloki/user/h78637/sites/yusdi.com/www/wp-content/plugins/sweetcaptcha-revolutionary-free-captcha-service/library/sweetcaptcha.php on line 81

(yahoo) (dance) (idiot) (doh) (lmao) :pinguin: :hug: :tepuktangan: :-?? =)) :party: :tanya: :kaget: [-( :( :D I-) :doa: :mikir: :) :devil: ;) :arrgh: :-L :)) :marah: ;)) ^:)^ :p :cihuy: :(( O:-) :siul: :-w :-bd X_X :malu: :alis: :mual: :piss: more »